Konfigurasi Linksys WRT54GL Untuk RTRWNet
Tidak sah rasanya jika saya tidak membagi tips tentang konfigurasi linksys wrt54gl sebagai server gateway akses point di rtrwnet yang saya gunakan untuk membagi koneksi internet unlimited saya ke tetangga terdekat. Mungkin sampean semua sudah banyak yang tau kalau linkys wrt54gl ini adalah radio yang murah meriah dan cocok sebagai aplikasi rtrwnet.
Sebagai default dari linksys WRT54GL ini adalah hanya bisa digunakan sebagai client saja, akan tetapi sampean tidak usah kuwatir jika radio ini akan sampean gunakan sebagai client. Karena jika sampean upgrade firmwarenya dengan sistem DD-WRT, radio linksys ini bisa sampean gunakan tidak hanya untuk akses point saja, melainkan bisa juga digunakan client. Dan DD-WRT ini bisa anda dapatkan secara gratis tinggal download ddwrt di situsnya.
Oh ya kelebihan dd-wrt ini sangat banyak, selain bisa menjadi client bisa juga untuk menaikkan tx powernya, akan tetapi hal ini tidak saya sarankan :), dan radio ini juga akan bisa digunakan sebagai repeater. Dari beberapa fitur kelebihan dari dd-wrt yang saya suka adalah adanya site survey dan wiviz survey, karena 2 hal ini sangat sangat membantu dan menghibur saya. Jika bete di depan internet kadang saya melihat kegunaan wiviz survey yang bisa mendetect signal wifi di atas langit sana, ndak bisa kubayangkan jika signal wifi itu bisa dilihat dg kasat mata mungkin signal wifi itu akan nampak bersliweran seperti yang nampak pada bagian wiviz.
Kembali ke topik, asumsi saya tentang tips kongfigurasi linksys WRT54GL ala saya ini adalah setelah upgrade firmwarenya menjadi DD-WRT v24 RC-6, jadi jika radio sampean masih defaultnya wrt54gl tinggal menyesuaikan saja.
1. Login ke IP dari wrt54gl, sebagai default adalah 192.168.1.1. Sedangkan user dan pass default setelah di upgrade firmwarenya adalah user root pass admin.
2. Masuk menu SETUP-BASIC SETUP :
* Connection Type : PPPoE
* Isi user name dan password acount sampean, berhubung saya makai supedi yah acount saya dr supedi, sedangkan Service Name juga sesuaikan masing2, saya maka supedi jadi saya isi speedy.
* Pada bagian Optional Settings isi data ROUTER NAME, HOST NAME, DOMAIN NAME. Sesuaikan dengan kemauan sampean sendiri. Karena ini hanya bersifat indentitas saja.
* Di bagian Network Setup-Router IP isi IP yang sampean mau, sebagai contoh krn tadi login dg ip 192.168.1.1 maka Local IP Address juga sama, terus Subnet Mask 255.255.255.0, Gateway 192.168.1.1, Local DNS 192.168.1.1
* Setelah itu masih di halaman yg sama, pada bagian Network Address Server Settings (DHCP), ini saya sarankan memakai dhcp saja, tentunya DHCP Server diset ke enable.
* Untuk DNS silakan diisi sesuai DNS inet yang sampean pakai.
* DI bagian time setting, untuk Server IP/Name diisi ntp.pool.org.
3. Masuk ke menu WIRELESS-BASIC SETTING
* Wireless Mode seting ke AP
* Wireless Network Mode: saya memakai B-Only, untuk alasannya suer ndak ngerti saya :)
* Wireless Network Name (SSID): Isikan sesuai kemauan sampean, kalau punya saya isi MEDINET, SSID ini berfungsi sbg nama akses point sampean nantinya.
* Wireless Channel: pilih antara 1-14, saya sendiri makai channel 6 :)
* Network Configuration: saya menggunakan Bridged
sampai di atas sebenarnya akses point sampean sudah bisa berfungsi, tinggal mengatur apakah mau dijadikan free hotspot atau model saweran sperti punya saya. kalau sampean tidak ingin untuk bebas di pakai oleh orang lain, dan hanya orang2 tertentu saja, saya menyarankan memakai mac filter. Caranya masuk ke menu wireless-mac filter lalu di bagian use filter centang enable dan dibagian Filter Mode centang Permit only clients listed to access the wireless network, lalu masukin mac addres user yang mau gabung dengan cara klik edit mac filter, lalu masukkan mac addresnya
Sabtu, 16 Agustus 2008
Membuat Hotspot dengan Linksys WRT54GL
Membuat Hotspot dengan Linksys WRT54GL
Article and tutorial that related to Linux Operating System
Ketika suatu hari ke cafe dan disitu terdapat tulisan Free Hotspot, rasanya pengen juga nerapin dan mencobanya sendiri. Pada artikel kali ini menggunakan Wireless Linksys WRT54GL versi 1.1 (Pastikan ada code L = Linux dan versinya sebaiknya 1.1 karena versi 1.0 ukuran file flash yang lebih terbatas), juga tetap memerlukan 1 PC (kebetulan di install debian linux) komputer untuk login sistem ke hotspotnya (via freeradius dan mysql), serta dapat lebih lanjut dikembangkan sebagai billing sistem pula(phpMyPrepaid namun mengenai phpmyprepaid tidak dijelaskan disini).
Tutorial dan instruksi ini tidak memberikan garansi apapun. Kejadian yang mungkin terjadi selama proses flashing firmware, dan kerusakan apapun pada alat Wireless Router Anda itu merupakan tanggung jawab Anda sendiri. Lakukan dengan hati-hati dan sabar dalam flashing karena penulis juga pernah merusakan firmware ketika berpindah dari openwrt ke dd-wrt ini.
Flash Firmware
Menggunakan firmware dd-wrt sebagai pengganti dari Linksys Anda. Hati-hati saat melakukan flash ini ikuti langkah demi langkah dengan tenang dan sabar. Kesalahan akan menyebabkan Alat Router Anda tidak bisa dipakai lagi. Jadi sebaiknya pakai yang masih bergaransi jadi sewaktu-waktu Anda bisa kembalikan lagi seperti yang penulis alami ketika terjadi kesalahan flashing.
Sebaiknya proses flashing dimulai dari firmware bawaan default Linksys,
1. Login ke WRT54GL dengan Default IP adalah : 192.168.1.1 dengan User:; Password: admin
2. Masuk ke Menu Administration dan klik Factory Defaults dan pilih Yes
3. Klik tombol Save Settings, kemudian akan muncul halaman baru tekan Continue
4. Masuk ke Menu Administration dan klik Firmware Upgrade
5. Klik tombol Browse dan arahkan ke file dd-wrt
6. Klik tombol Upgrade, kemudian router akan mengupload file dan melakukan flash firmware. Kemudian akan muncul halaman yang menunjukkan proses upload berhasil. Tunggu kurang lebih 5 menit sebelum menekan Continue
7. Jika kemudian router tidak bisa diakses, jangan panik tekan tombol Reset selama kurang lebih 30 detik.
8. Log In menggunakan user: root dengan password: admin.
Setting DD-WRT
1. Masuk Ke Menu Setup, lalu ke sub menu Basic Setup
Internet Connection Type : Sesuaikan dengan sistem yang ada di lingkungan Anda
Network Setup - Router IP
- Local IP Address isi dengan Lokal IP Address di LAN Anda, disini diasumsikan 192.168.0.20
- Subnet Mask : 255.255.255.0
- Gateway : 192.168.0.20
- Local DNS : IP DNS ISP
Disable DHCP
2. Masuk ke Menu Administration - Hotspot (diasumsikan IP komputer 192.168.0.13)
Enable Chillispot
Separate Wifi from the LAN Bridge : Disable
Primary Radius Server IP/DNS : 192.168.0.13
Backup Radius Server IP/DNS : 192.168.0.13
DNS IP : IP DNS ISP
Redirect URL : https://192.168.0.13/cgi-bin/hotspotlogin.cgi
Shared Key : testing123
DHCP Interface : LAN&WLAN
Radius NAS ID : wasp1
UAM Secret : testing123
UAM Any DNS : 0
Setting free-radius
1. Buat IP Alias - 192.168.0.13 (Karena PC ini mendapatkan IP automatis dr Chillispot - Linksys)
# ifconfig eth0:1 192.168.0.13
2. Buat database radius dan salin file sql dari free radius kedalamnya.
3. Edit /etc/freeradius/radiusd.conf
$INCLUDE {$confdir}/sql.conf
4. Edit /etc/freeradius/client.conf
client 192.168.0.0/24 {
secret = testing123
shortname = priv-net
nastype = other
}
5. Edit /etc/freeradius/sql.conf
sql {
driver = "rlm_sql_mysql"
server = "localhost"
login = "root"
password = ""
radius_db = "radius"
Setting Web Login
1. Pada akhir dari /etc/apache2/sites-enabled/000-default tambahkan
DocumentRoot /var/www
SSLEngine On
SSLCertificateFile /etc/apache2/ssl/apache.pem
ScriptAlias /cgi-bin/ /usr/lib/cgi-bin/
AllowOverride None
Options ExecCGI -MultiViews
+SymLinksIfOwnerMatch
Order allow,deny
Allow from all
2. Rubah bagian menjadi
3. Pada file /etc/apache2/ports.conf tambahkan: Listen 443
4. Edit /usr/lib/cgi-bin/hotspotlogin.cgi
$uamsecret= "testing123";
Lumayan sekarang orang mesti login dulu jika mau menggunakan internet via Access Point kita. (username dan password nya sama dengan username dan password di PC jadi kalo belom ada mesti di tambahkan usernya dulu)
Article and tutorial that related to Linux Operating System
Ketika suatu hari ke cafe dan disitu terdapat tulisan Free Hotspot, rasanya pengen juga nerapin dan mencobanya sendiri. Pada artikel kali ini menggunakan Wireless Linksys WRT54GL versi 1.1 (Pastikan ada code L = Linux dan versinya sebaiknya 1.1 karena versi 1.0 ukuran file flash yang lebih terbatas), juga tetap memerlukan 1 PC (kebetulan di install debian linux) komputer untuk login sistem ke hotspotnya (via freeradius dan mysql), serta dapat lebih lanjut dikembangkan sebagai billing sistem pula(phpMyPrepaid namun mengenai phpmyprepaid tidak dijelaskan disini).
Tutorial dan instruksi ini tidak memberikan garansi apapun. Kejadian yang mungkin terjadi selama proses flashing firmware, dan kerusakan apapun pada alat Wireless Router Anda itu merupakan tanggung jawab Anda sendiri. Lakukan dengan hati-hati dan sabar dalam flashing karena penulis juga pernah merusakan firmware ketika berpindah dari openwrt ke dd-wrt ini.
Flash Firmware
Menggunakan firmware dd-wrt sebagai pengganti dari Linksys Anda. Hati-hati saat melakukan flash ini ikuti langkah demi langkah dengan tenang dan sabar. Kesalahan akan menyebabkan Alat Router Anda tidak bisa dipakai lagi. Jadi sebaiknya pakai yang masih bergaransi jadi sewaktu-waktu Anda bisa kembalikan lagi seperti yang penulis alami ketika terjadi kesalahan flashing.
Sebaiknya proses flashing dimulai dari firmware bawaan default Linksys,
1. Login ke WRT54GL dengan Default IP adalah : 192.168.1.1 dengan User:
2. Masuk ke Menu Administration dan klik Factory Defaults dan pilih Yes
3. Klik tombol Save Settings, kemudian akan muncul halaman baru tekan Continue
4. Masuk ke Menu Administration dan klik Firmware Upgrade
5. Klik tombol Browse dan arahkan ke file dd-wrt
6. Klik tombol Upgrade, kemudian router akan mengupload file dan melakukan flash firmware. Kemudian akan muncul halaman yang menunjukkan proses upload berhasil. Tunggu kurang lebih 5 menit sebelum menekan Continue
7. Jika kemudian router tidak bisa diakses, jangan panik tekan tombol Reset selama kurang lebih 30 detik.
8. Log In menggunakan user: root dengan password: admin.
Setting DD-WRT
1. Masuk Ke Menu Setup, lalu ke sub menu Basic Setup
Internet Connection Type : Sesuaikan dengan sistem yang ada di lingkungan Anda
Network Setup - Router IP
- Local IP Address isi dengan Lokal IP Address di LAN Anda, disini diasumsikan 192.168.0.20
- Subnet Mask : 255.255.255.0
- Gateway : 192.168.0.20
- Local DNS : IP DNS ISP
Disable DHCP
2. Masuk ke Menu Administration - Hotspot (diasumsikan IP komputer 192.168.0.13)
Enable Chillispot
Separate Wifi from the LAN Bridge : Disable
Primary Radius Server IP/DNS : 192.168.0.13
Backup Radius Server IP/DNS : 192.168.0.13
DNS IP : IP DNS ISP
Redirect URL : https://192.168.0.13/cgi-bin/hotspotlogin.cgi
Shared Key : testing123
DHCP Interface : LAN&WLAN
Radius NAS ID : wasp1
UAM Secret : testing123
UAM Any DNS : 0
Setting free-radius
1. Buat IP Alias - 192.168.0.13 (Karena PC ini mendapatkan IP automatis dr Chillispot - Linksys)
# ifconfig eth0:1 192.168.0.13
2. Buat database radius dan salin file sql dari free radius kedalamnya.
3. Edit /etc/freeradius/radiusd.conf
$INCLUDE {$confdir}/sql.conf
4. Edit /etc/freeradius/client.conf
client 192.168.0.0/24 {
secret = testing123
shortname = priv-net
nastype = other
}
5. Edit /etc/freeradius/sql.conf
sql {
driver = "rlm_sql_mysql"
server = "localhost"
login = "root"
password = ""
radius_db = "radius"
Setting Web Login
1. Pada akhir dari /etc/apache2/sites-enabled/000-default tambahkan
DocumentRoot /var/www
SSLEngine On
SSLCertificateFile /etc/apache2/ssl/apache.pem
ScriptAlias /cgi-bin/ /usr/lib/cgi-bin/
AllowOverride None
Options ExecCGI -MultiViews
+SymLinksIfOwnerMatch
Order allow,deny
Allow from all
2. Rubah bagian
3. Pada file /etc/apache2/ports.conf tambahkan: Listen 443
4. Edit /usr/lib/cgi-bin/hotspotlogin.cgi
$uamsecret= "testing123";
Lumayan sekarang orang mesti login dulu jika mau menggunakan internet via Access Point kita. (username dan password nya sama dengan username dan password di PC jadi kalo belom ada mesti di tambahkan usernya dulu)
Jumat, 08 Agustus 2008
Cara Cepat Konfigurasi Router Broadband LinkSys WRT54G
1. Buka kotaknya, terdapat Router broadband, CD, Adapter, Kabel.
2. Dibagian belakang terlihat terdapat beberapa konektor RJ 45, adapun fungsinya adalah ;
1. Konektor RJ 45 dari ISP
2. Terdapat konektor 1-4,ini dikoneksikan ke PC-PC / ke Switch
3. Ke Adapter Listrik
3. Koneksikan kabel Adapter ke lubang koneksi power lalu hubungkan ke listrik
4. Untuk mengkonfigurasinya, maka yang kita persiapkan adalah ;
1. Tancapkan kabel warna biru yang disertakan didalam kotak ke port di belakang
router dan tancapkan ujung kabel ke Ethernet (port RJ45) di laptop / PC.
2. Set IP PC / Laptop dengan cara,
3. Klik dua kali icon network connection / masuk ke control panel, klik network
connection, klik Local area connection, lalu pilih TCP/IP, lalu klik properties
4. masukan IP diatas, lalu tekan OK
5. Setelah IP address di laptop / PC kita diganti seperti langkah sebelumnya Buka Browser,
ketikan 192.168.1.1 maka akan muncul seperti dibawah ini
Masukan usernya : admin & passwordnya : admin
6. akan muncul, maka settinglah
1. pilih Static IP
2. Masukan IP ADDRESS yang didapat dari ISP nya….
3. Router name : ini nama alat router ini yang akan dibaca oleh PC Client, buat
namanya terserah kita
4. Local IP Address : pilih default aja 192. 168.1 .1 subnet 255. 255.255.0, pilih
DHCP, Starting IP Address buat aja : 192.168.1.100., maximum number DHCP
user : tergantung dari berapa jumlah komputer yang akan terkoneksi, misalnya
ada 8 PC berarti isi dikolom ini 8
5. Tekan save setting
7. Agar supaya hanya PC/ Notebook aja yang terdaftar di router ini dan tidak semua notebook
dapat terkoneksi ke internet, maka aturlah system keamanan wirelessnya, lakukan…klik
tab wireless, maka akan muncul
Lalu pilih Wireless WIRELESS MAC FILTER…
1. Pilih ENABLE, lalu pilih PERMIT ONLY PCs Listed to access the wireless network
2. Klik Edit MAC Filter list, maka akan muncul
3. di kolom MAC 01 sampai dengan 40 adalah nomer MAC address WIRELESS setiap
laptop yang kita daftarkan ke router ini, jika MAC laptop tersebut kita tidak
masukan maka laptop tersebut tidak dapat terkoneksi ke Internet.
4. bagaimana kita tahu alamat MAC address setiap laptop yang akan kita masukan ke
kolom MAC address ini, maka pada laptop yang akan terkoneksi kita lakukan
a. klik START | RUN | ketik cmd
b. ketikan IPCONFIG /ALL
c. maka akan muncul, seperti gambar dibawah ini. Maka perhatikan
• pada Ethernet adapter wireless network connection,
perhatikan physical addressnya, misalnya : 00-15-00-4F-48-E3
5. Lakukan langkah ke 4 untuk laptop yang lain juga.
6. Setelah mendapatkan alamat MAC nya masukan alamat tadi pada kolom MAC Router
seperti pada langkah 2 tadi.
7. Klik save setting untuk simpan,
8. perhatikan pada saat menyalin nomer MAC laptop ke MAC di router menggunakan :
bukan –
8. Nah setelah dilakukan langkah ke 6 sebelumnya, maka cobalah di laptop yang telah
didaftarkan tadi dengan mengetikan PING 192.168.1
Selamat berarti kita telah berhasil mengkoneksikan laptop kita dengan menggunakan wireless
9. Biar bisa dikontrol dari jarak jauh (remote network) maka kita harus melakukan konfigurasi
di Administration
1. Password : masukan password anda dan Re-enter to confirm : masukan password
lagi
2. Access Server centang HTTP dan managemen port : 8080
3. klik save setting, jadi nanti kita bisa akses dari jarak jauh (dari Internet) router kita
dengan mengetikan di browser ip address dari ISP:8080, misalnya :
202.93.35.5:8080
10. Selamat Mencoba…
Filed under: berau nge-net
« Os XP di Acer Aspire 4310 Hi-Tech h38 »
2. Dibagian belakang terlihat terdapat beberapa konektor RJ 45, adapun fungsinya adalah ;
1. Konektor RJ 45 dari ISP
2. Terdapat konektor 1-4,ini dikoneksikan ke PC-PC / ke Switch
3. Ke Adapter Listrik
3. Koneksikan kabel Adapter ke lubang koneksi power lalu hubungkan ke listrik
4. Untuk mengkonfigurasinya, maka yang kita persiapkan adalah ;
1. Tancapkan kabel warna biru yang disertakan didalam kotak ke port di belakang
router dan tancapkan ujung kabel ke Ethernet (port RJ45) di laptop / PC.
2. Set IP PC / Laptop dengan cara,
3. Klik dua kali icon network connection / masuk ke control panel, klik network
connection, klik Local area connection, lalu pilih TCP/IP, lalu klik properties
4. masukan IP diatas, lalu tekan OK
5. Setelah IP address di laptop / PC kita diganti seperti langkah sebelumnya Buka Browser,
ketikan 192.168.1.1 maka akan muncul seperti dibawah ini
Masukan usernya : admin & passwordnya : admin
6. akan muncul, maka settinglah
1. pilih Static IP
2. Masukan IP ADDRESS yang didapat dari ISP nya….
3. Router name : ini nama alat router ini yang akan dibaca oleh PC Client, buat
namanya terserah kita
4. Local IP Address : pilih default aja 192. 168.1 .1 subnet 255. 255.255.0, pilih
DHCP, Starting IP Address buat aja : 192.168.1.100., maximum number DHCP
user : tergantung dari berapa jumlah komputer yang akan terkoneksi, misalnya
ada 8 PC berarti isi dikolom ini 8
5. Tekan save setting
7. Agar supaya hanya PC/ Notebook aja yang terdaftar di router ini dan tidak semua notebook
dapat terkoneksi ke internet, maka aturlah system keamanan wirelessnya, lakukan…klik
tab wireless, maka akan muncul
Lalu pilih Wireless WIRELESS MAC FILTER…
1. Pilih ENABLE, lalu pilih PERMIT ONLY PCs Listed to access the wireless network
2. Klik Edit MAC Filter list, maka akan muncul
3. di kolom MAC 01 sampai dengan 40 adalah nomer MAC address WIRELESS setiap
laptop yang kita daftarkan ke router ini, jika MAC laptop tersebut kita tidak
masukan maka laptop tersebut tidak dapat terkoneksi ke Internet.
4. bagaimana kita tahu alamat MAC address setiap laptop yang akan kita masukan ke
kolom MAC address ini, maka pada laptop yang akan terkoneksi kita lakukan
a. klik START | RUN | ketik cmd
b. ketikan IPCONFIG /ALL
c. maka akan muncul, seperti gambar dibawah ini. Maka perhatikan
• pada Ethernet adapter wireless network connection,
perhatikan physical addressnya, misalnya : 00-15-00-4F-48-E3
5. Lakukan langkah ke 4 untuk laptop yang lain juga.
6. Setelah mendapatkan alamat MAC nya masukan alamat tadi pada kolom MAC Router
seperti pada langkah 2 tadi.
7. Klik save setting untuk simpan,
8. perhatikan pada saat menyalin nomer MAC laptop ke MAC di router menggunakan :
bukan –
8. Nah setelah dilakukan langkah ke 6 sebelumnya, maka cobalah di laptop yang telah
didaftarkan tadi dengan mengetikan PING 192.168.1
Selamat berarti kita telah berhasil mengkoneksikan laptop kita dengan menggunakan wireless
9. Biar bisa dikontrol dari jarak jauh (remote network) maka kita harus melakukan konfigurasi
di Administration
1. Password : masukan password anda dan Re-enter to confirm : masukan password
lagi
2. Access Server centang HTTP dan managemen port : 8080
3. klik save setting, jadi nanti kita bisa akses dari jarak jauh (dari Internet) router kita
dengan mengetikan di browser ip address dari ISP:8080, misalnya :
202.93.35.5:8080
10. Selamat Mencoba…
Filed under: berau nge-net
« Os XP di Acer Aspire 4310 Hi-Tech h38 »
Membuat PC biasa manjadi Router
MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur lengkap untuk network dan wireless.
Kemudian di extrack dan kemudian burn ke CD itu file ISO nya.
1. Install Mikrotik OS
– Siapkan PC, minimal Pentium I juga gak papa RAM 64,HD 500M atau pake flash memory 64
– Di server / PC kudu ada minimal 2 ethernet, 1 ke arah luar dan 1 lagi ke Network local
– Burn Source CD Mikrotik OS masukan ke CDROM
– Boot dari CDROM
– Ikuti petunjuk yang ada, gunakan syndrom next-next dan default
– Install paket2 utama, lebih baiknya semua packet dengan cara menandainya (mark)
– Setelah semua paket ditandai maka untuk menginstallnya tekan “I”
– Lama Install normalnya ga sampe 15menit, kalo lebih berarti gagal, ulangi ke step awal
– Setelah diinstall beres, PC restart akan muncul tampilan login
2. Setting dasar mikrotik
Langkah awal dari semua langkah konfigurasi mikrotik adalah setting ip
Hal ini bertujuan agar mikrotik bisa di remote dan dengan winbox dan memudahkan kita untuk
melakukan berbagai macam konfigurasi
– Login sebaga admin degan default password ga usah diisi langsung enter
Gantilah dengan ip address anda dan interface yg akan digunakan untuk meremote sementara
Di sini akan saya terangkan dengan menggunakan 2 cara yaitu dengan dengan text dan winbox.
I. Langkah setting Mikrotik TEXT
Mari kita mulai dengan asumsi proses install sudah berhasil
1. Install - OK
2. Setting IP eth1 222.124.xxx.xxx (dari ISP)
perintah :
ip address add address 222.124.xxx.xxx netmask 255.255.255.xxx interface ether1
IP tersebut adalah IP public / IP yang yang ada koneksi Internet
3. Setting IP eth2 192.168.1.254
perintah :
ip address add address 192.168.1.254 netmask 255.255.255.0 interface ether2
IP tersebut adalah IP Local anda.
Sekarang lakukan ping ke dan dari komputer lain, setelah konek lanjutkan ke langkah
berikutnya, kalo belum ulangi dari langkah no 2.
4. Setting Gateway
perintah :
ip route add gateway=222.124.xxx.xxx (dari ISP)
5. Setting Primary DNS
perintah :
ip dns set primary-dns=203.130.208.18 (dari ISP)
6. Setting Secondary DNS
perintah :
ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 (dari ISP)
7. Setting Routing masquerade ke eth1
perintah :
ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
Untuk terakhir lakukan test ping ke Gateway / ke yahoo.com, bila konek maka Mikrotik anda dah siap
di gunakan.
II. Langkah setting Mikrotik Via WinBox
1. Setelah install Mikrotik sudah OK, selanjutnya masukkan IP sembarang untuk remote.
Misal
ip address add address 192.168.1.254 netmask 255.255.255.0 interface ether2
Kemudian buka browser dengan alamat IP tadi, dan download Winbox
Web Mikrotik
2. Buka Winbox yang telah di download tadi
3. Di tampilan Winbox, pada kolom Connect To masukkan no IP tadi (192.168.1.254) dengan
Login : admin password : kosong. Kemudian klik tombol Connect
Tampilan Login Awal Winbox
4. Login ke Mikrotik Via Winbox berhasil
Tampilan Jika Login Sukses
5. Klik IP —> ADDRESS
Setting Ip address
6. Ini adalah tampilan dari address
Tampilan Address
7. Kemudian masukkan IP public (dari ISP)
Set IP Public
8. Ini daftar IP pada 2 ethernet
Daftar IP
9. Setting Gateway, IP —> Routes
Gateway Router
10. Masukkan IP GATEWAY (dari ISP)
IP Gateway dari ISP
11. Hasil ROUTING
Hasil Routing
12. Masukkan Primary DNS dan Secondary DNS (dari ISP)
Kemudian klik Apply dan OK
Set DNS
13. Setting MASQUERADE
Seting Nat ( Masquerade)
14. Klik IP —> Firewall
15. Kemudian pilih NAT
16. Pada tab General
pada Chain pilih srcnat
pada Out. Interface pilih ether1
pada tab Action pilih masquerade
Kemudian klik Apply dan OK
Seting Firewall
Setting Masquerade
Kemudian di extrack dan kemudian burn ke CD itu file ISO nya.
1. Install Mikrotik OS
– Siapkan PC, minimal Pentium I juga gak papa RAM 64,HD 500M atau pake flash memory 64
– Di server / PC kudu ada minimal 2 ethernet, 1 ke arah luar dan 1 lagi ke Network local
– Burn Source CD Mikrotik OS masukan ke CDROM
– Boot dari CDROM
– Ikuti petunjuk yang ada, gunakan syndrom next-next dan default
– Install paket2 utama, lebih baiknya semua packet dengan cara menandainya (mark)
– Setelah semua paket ditandai maka untuk menginstallnya tekan “I”
– Lama Install normalnya ga sampe 15menit, kalo lebih berarti gagal, ulangi ke step awal
– Setelah diinstall beres, PC restart akan muncul tampilan login
2. Setting dasar mikrotik
Langkah awal dari semua langkah konfigurasi mikrotik adalah setting ip
Hal ini bertujuan agar mikrotik bisa di remote dan dengan winbox dan memudahkan kita untuk
melakukan berbagai macam konfigurasi
– Login sebaga admin degan default password ga usah diisi langsung enter
Gantilah dengan ip address anda dan interface yg akan digunakan untuk meremote sementara
Di sini akan saya terangkan dengan menggunakan 2 cara yaitu dengan dengan text dan winbox.
I. Langkah setting Mikrotik TEXT
Mari kita mulai dengan asumsi proses install sudah berhasil
1. Install - OK
2. Setting IP eth1 222.124.xxx.xxx (dari ISP)
perintah :
ip address add address 222.124.xxx.xxx netmask 255.255.255.xxx interface ether1
IP tersebut adalah IP public / IP yang yang ada koneksi Internet
3. Setting IP eth2 192.168.1.254
perintah :
ip address add address 192.168.1.254 netmask 255.255.255.0 interface ether2
IP tersebut adalah IP Local anda.
Sekarang lakukan ping ke dan dari komputer lain, setelah konek lanjutkan ke langkah
berikutnya, kalo belum ulangi dari langkah no 2.
4. Setting Gateway
perintah :
ip route add gateway=222.124.xxx.xxx (dari ISP)
5. Setting Primary DNS
perintah :
ip dns set primary-dns=203.130.208.18 (dari ISP)
6. Setting Secondary DNS
perintah :
ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 (dari ISP)
7. Setting Routing masquerade ke eth1
perintah :
ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
Untuk terakhir lakukan test ping ke Gateway / ke yahoo.com, bila konek maka Mikrotik anda dah siap
di gunakan.
II. Langkah setting Mikrotik Via WinBox
1. Setelah install Mikrotik sudah OK, selanjutnya masukkan IP sembarang untuk remote.
Misal
ip address add address 192.168.1.254 netmask 255.255.255.0 interface ether2
Kemudian buka browser dengan alamat IP tadi, dan download Winbox
Web Mikrotik
2. Buka Winbox yang telah di download tadi
3. Di tampilan Winbox, pada kolom Connect To masukkan no IP tadi (192.168.1.254) dengan
Login : admin password : kosong. Kemudian klik tombol Connect
Tampilan Login Awal Winbox
4. Login ke Mikrotik Via Winbox berhasil
Tampilan Jika Login Sukses
5. Klik IP —> ADDRESS
Setting Ip address
6. Ini adalah tampilan dari address
Tampilan Address
7. Kemudian masukkan IP public (dari ISP)
Set IP Public
8. Ini daftar IP pada 2 ethernet
Daftar IP
9. Setting Gateway, IP —> Routes
Gateway Router
10. Masukkan IP GATEWAY (dari ISP)
IP Gateway dari ISP
11. Hasil ROUTING
Hasil Routing
12. Masukkan Primary DNS dan Secondary DNS (dari ISP)
Kemudian klik Apply dan OK
Set DNS
13. Setting MASQUERADE
Seting Nat ( Masquerade)
14. Klik IP —> Firewall
15. Kemudian pilih NAT
16. Pada tab General
pada Chain pilih srcnat
pada Out. Interface pilih ether1
pada tab Action pilih masquerade
Kemudian klik Apply dan OK
Seting Firewall
Setting Masquerade
Bikin PoE Sendiri
Sebuah Wireless Access Point yang dipasang pada tiang antena yang terpancang setinggi 20 meter misalnya tentu memerlukan kabel yang panjang baik kabel data (UTP) untuk koneksi ke switch di bawah dan juga kabel power untuk mencatu Wireless Access Point tsb. Memasang kabel power sepanjang 20 meter lebih untuk mencatu switch bukanlah cara yang tepat untuk mencatu Wireless Access Point di atas sono. Lalu bagaimana? Yah saat ini sih udah ngga bingung lagi. Pake aja PoE.
Power over Ethernet (PoE) teknologi adalah sistem yang memanfaatkan kabel UTP twisted pair untuk mentransmisikan daya (power) melalui pair yang tidak terpakai. Seperti kita ketahui Kabel UTP Cat-5 misalnya hanya menggunakan 2 pair (4 urat) saja untuk Tx (+ dan -) dan Rx (+ dan -). Sementara dalam 1 kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) terdapat 4 pair (8 urat) yang disediakan. Nah dua pair inilah yang bisa kita manfaatkan untuk mentransmisi power.
Teknologi PoE seperti ini telah banyak di dukung oleh perangkat-perangkat jaringan saat ini, seperti Switch dan Wireless Access Point. Sehingga tidak diperlukan lagi Catu daya terpisah. Cukup sebuah kabel UTP saja yang terpasang antara switch dan access point. Produsen seperti D-Link, Linksys, NetGear, Cisco, dll juga mempunyai produk-produk switch ataupun access point yang terdapat fasilitas PoE.
PoE yang tidak terintegrasi dengan perangkat switch atau Wireless Access Point (WAP) juga ada. PoE semacam ini terdiri dari sebuah jack Power ke PLN dan 2 buah port Rj-45 Untuk disambungkan ke2 buah perangkat, misal yang satu ke switch dan satunya lagi ke Wireless AP. PoE seperti ini berguna jika salah satu perangkat tidak mendukung PoE, misal kita punya Wireless Access Point yang medukung PoE tapi switch yang kita pake tidak terdapat fasilitas PoE. Supaya tidak perlu narik kabel power, bisa dipakai kan PoE seperti ini.
Di kantor saya, terdapat 4 buah Access Point yang menempati posisinya masing-masing. Karena ada perkembangan, terkadang letak akses point tersebut perlu dipindahkan atau setidaknya digeser. Hal yang dipertimbangkan salah satunya adalah Power yang dipakai untuk mencatu Access point, karena tidak semua tempat tersedia colokan listrik. Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan PoE seperti yang saya uraikan diatas. Akan tetapi baik Access Point maupun switch yang saya pakai tidak satupun yang mendukung PoE. Lha terus gmn ? :-/ Bisa koq dengan membuat PoE-PoE an atau sebut saja PoNuKaYu (Power Numpang di Kabel yUTiPi) :p. Cara membuat PoNuKaYu adalah sbb:
1. Siapkan kabel UTP yang akan kita modif plus connector Rj-45.
2. Kabel warna Hijau+PutihHijau(Rx) dan Orange+PutihOrange(Tx) dipasang seperti biasa.
3. Kabel Coklat+ PutihCoklat kita siapkan untuk PoNuKaYu. PutihCoklat untuk positif dan Coklat untuk Negatif, atau bisa dibalik jg ga masalah.
4. Siapkan kabel konektor power untuk Access Point, di toko listrik banyak yang jual, kabel ini biasanya digunakan untuk adaptor, harganya 2ribu an.
5. Modiflah kabel UTP Cat-5 menjadi seperti bagan di bawah ini:
6. Siapkan juga isolasi untuk menembel hasil bedah kabel.
Dan kurang lebih screenshoot hasilnya adalah sbb:
Access point yang catu powernya digabung dengan kabel UTP, Power Numpang Kabel yUtiPi (PoNuKaYu )
AC Adapter untuk AP Linksys yag outputnya dilewatkan melalui kabel UTP.
Power over Ethernet (PoE) teknologi adalah sistem yang memanfaatkan kabel UTP twisted pair untuk mentransmisikan daya (power) melalui pair yang tidak terpakai. Seperti kita ketahui Kabel UTP Cat-5 misalnya hanya menggunakan 2 pair (4 urat) saja untuk Tx (+ dan -) dan Rx (+ dan -). Sementara dalam 1 kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) terdapat 4 pair (8 urat) yang disediakan. Nah dua pair inilah yang bisa kita manfaatkan untuk mentransmisi power.
Teknologi PoE seperti ini telah banyak di dukung oleh perangkat-perangkat jaringan saat ini, seperti Switch dan Wireless Access Point. Sehingga tidak diperlukan lagi Catu daya terpisah. Cukup sebuah kabel UTP saja yang terpasang antara switch dan access point. Produsen seperti D-Link, Linksys, NetGear, Cisco, dll juga mempunyai produk-produk switch ataupun access point yang terdapat fasilitas PoE.
PoE yang tidak terintegrasi dengan perangkat switch atau Wireless Access Point (WAP) juga ada. PoE semacam ini terdiri dari sebuah jack Power ke PLN dan 2 buah port Rj-45 Untuk disambungkan ke2 buah perangkat, misal yang satu ke switch dan satunya lagi ke Wireless AP. PoE seperti ini berguna jika salah satu perangkat tidak mendukung PoE, misal kita punya Wireless Access Point yang medukung PoE tapi switch yang kita pake tidak terdapat fasilitas PoE. Supaya tidak perlu narik kabel power, bisa dipakai kan PoE seperti ini.
Di kantor saya, terdapat 4 buah Access Point yang menempati posisinya masing-masing. Karena ada perkembangan, terkadang letak akses point tersebut perlu dipindahkan atau setidaknya digeser. Hal yang dipertimbangkan salah satunya adalah Power yang dipakai untuk mencatu Access point, karena tidak semua tempat tersedia colokan listrik. Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan PoE seperti yang saya uraikan diatas. Akan tetapi baik Access Point maupun switch yang saya pakai tidak satupun yang mendukung PoE. Lha terus gmn ? :-/ Bisa koq dengan membuat PoE-PoE an atau sebut saja PoNuKaYu (Power Numpang di Kabel yUTiPi) :p. Cara membuat PoNuKaYu adalah sbb:
1. Siapkan kabel UTP yang akan kita modif plus connector Rj-45.
2. Kabel warna Hijau+PutihHijau(Rx) dan Orange+PutihOrange(Tx) dipasang seperti biasa.
3. Kabel Coklat+ PutihCoklat kita siapkan untuk PoNuKaYu. PutihCoklat untuk positif dan Coklat untuk Negatif, atau bisa dibalik jg ga masalah.
4. Siapkan kabel konektor power untuk Access Point, di toko listrik banyak yang jual, kabel ini biasanya digunakan untuk adaptor, harganya 2ribu an.
5. Modiflah kabel UTP Cat-5 menjadi seperti bagan di bawah ini:
6. Siapkan juga isolasi untuk menembel hasil bedah kabel.
Dan kurang lebih screenshoot hasilnya adalah sbb:
Access point yang catu powernya digabung dengan kabel UTP, Power Numpang Kabel yUtiPi (PoNuKaYu )
AC Adapter untuk AP Linksys yag outputnya dilewatkan melalui kabel UTP.
Setting Mikrotik Wireless Bridge
Setting Mikrotik Wireless Bridge
Kategori: Tips & Trik
Sering kali, kita ingin menggunakan Mikrotik Wireless untuk solusi point to point dengan mode jaringan bridge (bukan routing). Namun, Mikrotik RouterOS sendiri didesain bekerja dengan sangat baik pada mode routing. Kita perlu melakukan beberapa hal supaya link wireless kita bisa bekerja untuk mode bridge.
Mode bridge memungkinkan network yang satu tergabung dengan network di sisi satunya secara transparan, tanpa perlu melalui routing, sehingga mesin yang ada di network yang satu bisa memiliki IP Address yang berada dalam 1 subnet yang sama dengan sisi lainnya.
Namun, jika jaringan wireless kita sudah cukup besar, mode bridge ini akan membuat traffic wireless meningkat, mengingat akan ada banyak traffic broadcast dari network yang satu ke network lainnya. Untuk jaringan yang sudah cukup besar, saya menyarankan penggunaan mode routing.
Berikut ini adalah diagram network yang akan kita set.
Konfigurasi Pada Access Point
1. Buatlah sebuah interface bridge yang baru, berilah nama bridge1
2. Masukkan ethernet ke dalam interface bridge
3. Masukkan IP Address pada interface bridge1
4. Selanjutnya adalah setting wireless interface. Kliklah pada menu Wireless (1), pilihlah tab interface (2) lalu double click pada nama interface wireless yang akan digunakan (3). Pilihlah mode AP-bridge (4), tentukanlah ssid (5), band 2.4GHz-B/G (6), dan frekuensi yang akan digunakan (7). Jangan lupa mengaktifkan default authenticated (8) dan default forward (9). Lalu aktifkankanlah interface wireless (10) dan klik OK (11).
5. Berikutnya adalah konfigurasi WDS pada wireless interface yang digunakan. Bukalah kembali konfigurasi wireless seperti langkah di atas, pilihlah tab WDS (1). Tentukanlah WDS Mode dynamic (2) dan pilihlah bridge interface untuk WDS ini (3). Lalu tekan tombol OK.
6. Langkah selanjutnya adalah menambahkan virtual interface WDS. Tambahkan interface WDS baru seperti pada gambar, lalu pilihlah interface wireless yang kita gunakan untuk WDS ini. Lalu tekan OK.
7. Jika WDS telah ditambahkan, maka akan tampak interface WDS baru seperti pada gambar di bawah.
Konfigurasi pada Wireless Station
Konfigurasi pada wireless station hampir sama dengan langkah-langkah di atas, kecuali pada langkah memasukkan IP Address dan konfigurasi wirelessnya. Pada konfigurasi station, mode yang digunakan adalah station-wds, frekuensi tidak perlu ditentukan, namun harus menentukan scan-list di mana frekuensi pada access point masuk dalam scan list ini. Misalnya pada access point kita menentukan frekuensi 2412, maka tuliskanlah scan-list 2400-2500.
Pengecekan link
Jika link wireless yang kita buat sudah bekerja dengan baik, maka pada menu wireless, akan muncul status R (lihat gambar di bawah).
Selain itu, mac-address dari wireless yang terkoneksi juga bisa dilihat pada jendela registration (lihat gambar di bawah).
Konfigurasi keamanan jaringan wireless
Pada Mikrotik, cara paling mudah untuk menjaga keamanan jaringan adalah dengan mendaftarkan mac-address wireless pasangan pada access list. Hal ini harus dilakukan pada sisi access point maupun pada sisi client. Jika penginputan access-list telah dilakukan, maka matikanlah fitur default authenticated pada wireless, maka wireless lain yang mac addressnya tidak terdaftar tidak akan bisa terkoneksi ke jaringan kita.
Jika kita menginginkan fitur keamanan yang lebih baik, kita juga bisa menggunakan enkripsi baik WEP maupun WPA.
Kategori: Tips & Trik
Sering kali, kita ingin menggunakan Mikrotik Wireless untuk solusi point to point dengan mode jaringan bridge (bukan routing). Namun, Mikrotik RouterOS sendiri didesain bekerja dengan sangat baik pada mode routing. Kita perlu melakukan beberapa hal supaya link wireless kita bisa bekerja untuk mode bridge.
Mode bridge memungkinkan network yang satu tergabung dengan network di sisi satunya secara transparan, tanpa perlu melalui routing, sehingga mesin yang ada di network yang satu bisa memiliki IP Address yang berada dalam 1 subnet yang sama dengan sisi lainnya.
Namun, jika jaringan wireless kita sudah cukup besar, mode bridge ini akan membuat traffic wireless meningkat, mengingat akan ada banyak traffic broadcast dari network yang satu ke network lainnya. Untuk jaringan yang sudah cukup besar, saya menyarankan penggunaan mode routing.
Berikut ini adalah diagram network yang akan kita set.
Konfigurasi Pada Access Point
1. Buatlah sebuah interface bridge yang baru, berilah nama bridge1
2. Masukkan ethernet ke dalam interface bridge
3. Masukkan IP Address pada interface bridge1
4. Selanjutnya adalah setting wireless interface. Kliklah pada menu Wireless (1), pilihlah tab interface (2) lalu double click pada nama interface wireless yang akan digunakan (3). Pilihlah mode AP-bridge (4), tentukanlah ssid (5), band 2.4GHz-B/G (6), dan frekuensi yang akan digunakan (7). Jangan lupa mengaktifkan default authenticated (8) dan default forward (9). Lalu aktifkankanlah interface wireless (10) dan klik OK (11).
5. Berikutnya adalah konfigurasi WDS pada wireless interface yang digunakan. Bukalah kembali konfigurasi wireless seperti langkah di atas, pilihlah tab WDS (1). Tentukanlah WDS Mode dynamic (2) dan pilihlah bridge interface untuk WDS ini (3). Lalu tekan tombol OK.
6. Langkah selanjutnya adalah menambahkan virtual interface WDS. Tambahkan interface WDS baru seperti pada gambar, lalu pilihlah interface wireless yang kita gunakan untuk WDS ini. Lalu tekan OK.
7. Jika WDS telah ditambahkan, maka akan tampak interface WDS baru seperti pada gambar di bawah.
Konfigurasi pada Wireless Station
Konfigurasi pada wireless station hampir sama dengan langkah-langkah di atas, kecuali pada langkah memasukkan IP Address dan konfigurasi wirelessnya. Pada konfigurasi station, mode yang digunakan adalah station-wds, frekuensi tidak perlu ditentukan, namun harus menentukan scan-list di mana frekuensi pada access point masuk dalam scan list ini. Misalnya pada access point kita menentukan frekuensi 2412, maka tuliskanlah scan-list 2400-2500.
Pengecekan link
Jika link wireless yang kita buat sudah bekerja dengan baik, maka pada menu wireless, akan muncul status R (lihat gambar di bawah).
Selain itu, mac-address dari wireless yang terkoneksi juga bisa dilihat pada jendela registration (lihat gambar di bawah).
Konfigurasi keamanan jaringan wireless
Pada Mikrotik, cara paling mudah untuk menjaga keamanan jaringan adalah dengan mendaftarkan mac-address wireless pasangan pada access list. Hal ini harus dilakukan pada sisi access point maupun pada sisi client. Jika penginputan access-list telah dilakukan, maka matikanlah fitur default authenticated pada wireless, maka wireless lain yang mac addressnya tidak terdaftar tidak akan bisa terkoneksi ke jaringan kita.
Jika kita menginginkan fitur keamanan yang lebih baik, kita juga bisa menggunakan enkripsi baik WEP maupun WPA.
ALAT DAN BAHAN PEMBUATAN WAJAN BOLIC
BAHAN
1. Wajan diameter 36″ (semakin besar diametr semakin bagus)/ tutup panci
- kawat kasa ukuran 15cm x 15cm
2. PVC paralon tipis diameter 3″ 50cm RP.40.000
3. Tutup Paralon 3" 2 buah @Rp.10.000
4. Aluminium foil 2.5 meter @Rp.10.000-Rp.15.000
5. Baut + mur ukuran 12 atau 14 2buah
6. WLan USB Rp.300.000 - Rp.500.000
7. Double tape + lakban Rp.5.000 - 10.000
8. Kabel UTP Cat5 15 meter merk AMP @Rp.10.000-Rp15.000
9. Perpanjangan USB Rp.15.000
PERALATAN
1. Penggaris Baja 30 cm
2. Pisau / Cutter
3. Solder + timah nya
4. Gergaji besi
5. Obeng + Tang
1. Wajan diameter 36″ (semakin besar diametr semakin bagus)/ tutup panci
- kawat kasa ukuran 15cm x 15cm
2. PVC paralon tipis diameter 3″ 50cm RP.40.000
3. Tutup Paralon 3" 2 buah @Rp.10.000
4. Aluminium foil 2.5 meter @Rp.10.000-Rp.15.000
5. Baut + mur ukuran 12 atau 14 2buah
6. WLan USB Rp.300.000 - Rp.500.000
7. Double tape + lakban Rp.5.000 - 10.000
8. Kabel UTP Cat5 15 meter merk AMP @Rp.10.000-Rp15.000
9. Perpanjangan USB Rp.15.000
PERALATAN
1. Penggaris Baja 30 cm
2. Pisau / Cutter
3. Solder + timah nya
4. Gergaji besi
5. Obeng + Tang
Langganan:
Komentar (Atom)
